Kenali di Sini Manfaat dan Keunggulan Asuransi Syariah Agar Tidak Salah Paham

Asuransi Syariah di Indonesia
Januari 13, 2022 0 Comments

Asuransi syariah di Indonesia – Maraknya tren hijrah di kalangan anak muda jaman sekarang membuat banyak dari anak muda tersebut ramai-ramai mencari apa saja sekiranya instrumen produk keuangan yang memiliki dasar atau prinsip nilai-nilai keislaman. Asuransi syariah dinilai dapat menjadi jawaban dari pencarian anak muda tersebut yang sudah mulai melakukan hijrah. Sehingga, belakangan ini banyak perusahaan asuransi yang membuat produk asuransi syariah guna mewadahi tren yang banyak dilakukan oleh kalangan muda tersebut.

 

Jika dilihat dari Undang-Undang Nomor 40/2014 tentang perasuransian yang menyatakan bahwa asuransi syariah merupakan kumpulan dari perjanjian yang terdiri atas perusahaan asuransi dan antara pemegang polis dalam rangka pengelolaan dana untuk menolong dan melindungi para pemegang polis.

 

Melihat dari artinya, bisa disimpulkan bahwa asuransi syariah merupakan salah satu jenis produk keuangan yang diciptakan untuk saling membantu antar peserta atau pemegang polis. Yang mana itu juga menjadi pokok perbedaannya jika dibandingkan dengan asuransi konvensional.

 

Di sini, saya juga akan menjelaskan beberapa macam manfaat utama dan juga ciri-ciri dari asuransi syariah.

 

1. Pengelolaan sesuai dengan prinsip syariah

Baik di asuransi syariah ataupun asuransi konvensional, perusahaan asuransi akan memutar dana untuk menciptakan keuntungan guna membiayai risiko para peserta dari asuransi. Pada asuransi syariah, dana hanya dapat ditempatkan di tipe investasi yang tidak berhubungan dengan riba maupun yang berlawanan dengan prinsip dasar syariah.

 

Dana kelolaan dapat saja diinvestasikan di emiten, namun dapat dipastikan bahwa perusahaan emiten tidak melaksanakan aktivitas yang melanggar prinsip syariah. Biasanya, perusahaan syariah akan menjadikan keputusan Dewan Syariah Nasional selaku patokan dalam hal melakukan investasi.

 

Baca juga: Sejarah Asuransi Syariah di Indonesia

 

2. Peserta berhak atas keuntungan yang didapat

Dalam proses investasi yang mana adalah bagian dari pengelolaan dana, sangat memungkinkan menghasilkan keuntungan yang membuat dana Anda berlipat ganda. Tetapi dalam asuransi syariah, dana ataupun premi yang dibayarkan peserta tidak jadi kepunyaan perusahaan asuransi, namun hanya sebatas dikelola.

 

Perbandingan kepemilikan ini pada akhirnya membuat peserta asuransi juga berhak atas setiap keuntungan dari penginvestasian dana yang dikelola perusahaan asuransi. Besaran keuntungan yang diperoleh nantinya dipecah rata oleh perusahaan asuransi kepada segala peserta asuransi yang mengambil produk asuransi syariahnya.

 

Sistem ini tidak hanya untuk perusahaan asuransi syariah, namun juga memiliki sifat yang menyeluruh serta tidak boleh merugikan tiap peserta atau pemegang polis. Tidak hanya itu, dana yang diinvestasikan wajib diseleksi pada emiten ataupun zona saham yang tidak ada unsur haram oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.